Assalamu’alaikum Wr. Wb.
Alhamdulillahirobbil ‘alamin, akhirnya acara The Grand Art Festival of Imam Syuhodo (d’GRAFFIS) sudah terlaksana dengan sukses. Begitupula acara akhirussanah dan wisuda kelas XII atau kelas 6 juga sudah terlaksana dengan lancar. Ini semua berkat kerjasama dan dukungan dari semua pihak di pondok pesantren Modern Imam Syuhodo. Sudah pasti acara ini banyak kekurangan disana – sini. Kami sadar bahwa manusia tidak bias berbuat sesempurna mungkin. Tentunya pengurus yang akan datang akan menjadikan acara tersebut tahun depan akan menjadi jauh lebih baik dan sempurna. Semoga amal seluruh panita dan semua pihak yang membantu jalannya acara ini diterima oleh Allah SWT. Amiiin..
Redaksi juga mengucapkan banyak terimakasih dan Jazakumulah khairan katsir kepada para pengirim komentar, saran dan kritik terhadap kami. Insya Allah seluruh saran dan kritik itu kami terima dengan baik dan menjadi koreksi bagi kami para pengurus ISMI 2007/2008. Insya Allah akan kami perbaiki kinerja kami ke depannya. Akan tetapi yang sangat kami sayangkan, kebanyakan pengirim komentar tidak memberikan identitas diri yang jelas baik nama, alamat maupun kelas berapa. Hal ini menyulitkan kami (redaksi) untuk mengidentifikasi pengirim. Jadi kami bingung siapa yang harus dan pantas di beri doorprize yang kami janjikan dulu.
Kebanyakan dari komentar yang masuk adalah tentang job description antara pengurus yang duduk di kelas XI IA, XI IS, maupun yang STM (mungkin sekarang sudah duduk di kelas XII). Mungkin yang banyak “kelihatan” banyak berkecimpung di panitia lomba adalah anak anak dari IA. Seperti wira – wiri kesana kemari nyari sponsor. Sebenarnya tidak begitu. Hanya saja memang yang kelihatan paling repot adalah “sebagian” anak IA. Akan tetapi anak IS dan STM juga sudah ada job pekerjaan masing masing. Seperti ka’ Seno yang sibuk di bidang perlengkapan ngurusi kajang, kursi, lampu dll begitu juga ka’ Wardi. Ka’ Thoriq dkk yang sibuk ngoprak oprak dan ngurusi parkir. Ka’ nova yang sibuk dengan urusan uangnya sampai –sampai ketlisut seribu rupiah pun ngitungnya sampai2 diulangi dari awal. Dan masih banyak lagi pengurus yang lain yang sibuk dengan job nya masing masing. Ka’ habib, kak haidar dkk yang setiap malam rela lembur untuk motongi gabus untuk dekor. Belumn lagi kalau nulisnya salah, harus ngulangi lagi dari awal. Tanpa kerja keras mereka semua acara ini g akan terwujud. Walaupun ada beberapa orang yang ”ra mudheng gawean”. Akan tetapi semua itu bisa diatasi, tergantung pada pribadi masing – masing. Pada akhirnya acara sudah TUNTAS sebelum maghrib. Semuanya sudah bersih seperti semula walaupun pada hari ”H” kebanyakan para pengurus dan panitia belum makan siang karena g kebagian jatah dan lebih mendahulukan tamu dan a’dho’. Wuuuuihhh salut deh buat para panitia. Tapi sorenya dapat gantinya koq. Makan miso plus esteh gratis di warungnya pak seno. Insya Allah ini semua bisamenjadi pengalaman dan pelajaran yang berharga bagi para panitia.
Satu komentar
askum. subhanalloh luar biasa atas kinerja antum wa antunna pengurus ISMI dalam mensukseskan acara akbar dipondok tercinta. satu hal yang perlu ditekankan ” Tawazun Akhi” dalam segala aktivitas. organisasi ok akademis juga ok!! be the best!!! dan doakan moga santri baru yang mendaftar lebih banyak dan berkualitas. amin